LANGKAT, RMNEWS.ID- Masjid Jaya Ar-Rahman, salah satu masjid tertua di Sumatera Utara, menggelar peringatan Hari Jadi ke-250 tahun pada Kamis (20/11/2025) pukul 07.30 WIB.
Acara berlangsung di Lingkungan I, Kelurahan Bingai, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting serta masyarakat setempat.
Wakil Kepala Kepolisian Resor Langkat, Kompol Husnil Mubarak Daulay, SH, SIK, MIK, hadir mewakili Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, SH, SIK, M.Si.
Kegiatan peringatan di Masjid Jaya Ar-Rahman turut dihadiri berbagai unsur pimpinan daerah, tokoh agama, dan masyarakat, di antaranya:
– Kompol Mhd. Hasan, SH – Kabag SDM Polres Langkat
– AKP M. Sebayang, SH – Kasat Binmas Polres Langkat
– Ahmad Fitria, S.Sos – Camat Wampu
– H. M. Mhd. Rasid – Ketua MUI Wampu
– Heru Rahmadani, S.Pd.I – Ketua NU Wampu
– Ketua BKM Masjid Jaya Ar-Rahman
– Tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat setempat
Acara dimulai dengan shalat tasbih berjamaah, sebagai ungkapan syukur atas perjalanan panjang masjid yang menjadi pusat dakwah dan peradaban Islam di Tanah Langkat.
Masjid Jaya Ar-Rahman dikenal sebagai salah satu masjid tertua di Sumatera Utara, yang telah berdiri sejak 250 tahun lalu. Keberadaannya disebut sebagai simbol kejayaan Islam dan budaya Melayu di wilayah Langkat.
Melalui sambutan yang dibacakan Waka Polres Langkat, Kapolres AKBP David Triyo Prasojo menegaskan bahwa masjid ini merupakan saksi sejarah perjalanan dakwah Islam selama berabad-abad.
“Peringatan 250 tahun Masjid Ar-Rahman bukan sekadar perayaan sejarah, tetapi juga menjadi panggilan bagi kita semua untuk menjaga warisan Islam dan budaya Melayu yang luhur,” ujarnya.
Beliau mengajak masyarakat untuk terus memakmurkan masjid, menjaga kerukunan dan memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Acara peringatan berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan kebersamaan, mencerminkan komitmen masyarakat untuk melestarikan warisan sejarah sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga.
Momentum ini juga menjadi pengingat pentingnya menjaga identitas budaya dan keagamaan yang telah diwariskan turun-temurun.
Redaktur: Gusti Rangga
Laporan: JR Siahaan RMNEWS.ID Langkat
























































