BOGOR, RMNEWS.ID – Sekolah Cendekia BAZNAS, menggelar seleksi untuk kejuaraan pencak silat. Open turnamen UQI Cup II yang di selenggarakan oleh Ummul Quro al-Islami Bogor. Seleksi kali ini di fokuskan untuk menyaring talenta baru sekaligus ajang pemanasan siswa.
Pencak silat menjadi salah satu ekstrakulikuler unggul. Prestasi demi prestasi terus mereka hasilkan untuk membanggakan sekolah bebas biaya tersebut. Salah satunya adalah 8 medali emas dan 2 perak yang mereka raih dalam PUMA Open tingkat Nasional .
Heri Kiswanto, mantan atlet pencak silat Provinsi Sumatera Utara sekaligus pelatih pencak silat, ini menjelaskan bahwa fisik dan teknik menjadi fokus seleksi kali ini.
“Seleksi kita kali ini berupa ketahanan fisik dan latihan tanding agar semuanya siap dengan turnamen, terlebih karena pandemi covid kita sempat vakum dalam kejuaraan nasional pencak silat”. Ujar Heri.
Sekolah Cendekia BAZNAS mengirimkan 21 wakilnya dalam ajang open turnamen tersebut, dengan persiapan dan strategi yang matang. Heri menargetkan 18 medali akan mereka dapatkan.
“Kita akan persiapkan betul dan memanfaatkan waktu ada untuk berlatih, dengan semua itu target 18 medali menjadi hal yang sangat mungkin kita raih” ujarnya.
Redaksi : Ari Susanto
Sumber : Humas Sekolah Cendekia BAZNAS
























































