PEKANBARU, RMNEWS.ID- Dua pengedar sabu, Dini (27) dan Ibnu (32) ditangkap Petugas Keamanan Avsec Bandara Sutan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru lantaran ketahuan membawa 2 kilogram (kg) narkoba jenis sabu di pakaian dalam mereka.
Direktur Narkoba Polda Riau, Kombes Manang Soebeti mengatakan, keduanya merupakan warga Kota Palu, Sulawesi Selatan (Sulsel).
“Kedua tersangka Ibnu dan Dini merupakan warga Kota Palu, Sulsel ditangkap di Bandara SSK II Pekanbaru, mereka membawa sabu 2.008 gram,” kata Manang, mengutip laman Antara,Minggu 25 Agustus 2024.
Manang mengungkapkan, tersangka Dini menyelipkan sabu di dalam bra/BH yang digunakannya, dan sebagian sabu lain diselipkan di celana dalam bagian bokong.
Kini, kedua tersangka diserahkan ke Subdit 1 Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau.
“Ibnu dan Dini merupakan jaringan dari bandar narkoba internasional, keduanya turun langsung menjemput serbuk haram tersebut ke Medan,” jelas Manang.
Manang menambahkan, rencananya mereka akan membawa sabu tersebut ke Palu dan dikendalikan dari Bali, namun mereka lebih dulu ditangkap di Bandara SSK II Pekanbaru pada Kamis (22/8/2024).
“Sabu itu dari luar negeri dan tersangka Ibnu mengaku biasanya ada kurir yang mengambil. Sekarang karena tidak ada kurir dia turun langsung dan mengambil dari Medan, kemudian mau dibawa ke Palu via penerbangan,” ungkapnya.
Barang bukti sabu yang dibawa tersangka Dini adalah 3 bungkus, terdiri dari 433 gram, 491 gram dan 487 disimpan di dalam bra, sedangkan sabu yang dibawa Ibnu ada 4 paket yakni 555 gram, 13 gram, 12 gram dan 15 gram seluruhnya disimpan di dalam celana dalam Ibnu.
Editor: Gusti Rangga
Sumber: Antara























































