DENPASAR, RMNEWS.ID – Beberapa jam lalu, gempa telah mengguncang Bali. Laporan BMKG mengatakan gempa bumi yang terjadi pada Sabtu (7/9) pukul 09:51 WITA, di wilayah Gianyar dan diguncang gempa bumi tektonik.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Made Rentin mengungkap bahwa gempa berkekuatan 4,9 Magnitudo pagi tadi telah menyebabkan kerusakan ringan di sejumlah tempat.
Rentin mengatakan BPBD saat ini sedang melakukan assesment awal dengan mengumpulkan data dan informasi dari seluruh BPBD Kabupaten Kota se-Bali.
“Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gianyar, melaporkan terjadi kerusakan ringan, tembok retak dan genteng jatuh,” kata Rentin, dalam keterangan tertulis, dkutip dari CNN, Sabtu (7/9/2024).
“Relawan dari Besakih (di Kabupaten Karangasem) melaporkan getaran dirasakan cukup keras, tapi tidak ada kerusakan,” ujarnya.
Kendati demikian, Rentin tidak merinci jumlah bangunan yang mengalami kerusakan ringan.
“Seluruh kabupaten dan kota (di Bali) merasakan getaran gempa cukup keras, saat ini sedang dalam proses pengecekan dampak yang terjadi. Laporan terupdate akan kami sampaikan,” ujarnya.
Sementara itu, dampak gempa bumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Gianyar dengan getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela atau pintu berderik dan dinding berbunyi.
Kemudian, untuk di wilayah Kabupaten Tabanan, Badung, Klungkung, Kota Denpasar, hingga Mataram, Lombok Timur, Lombok Tengah dan Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.
Editor: Andika
Sumber: CNN























































