LANGKAT, RMNEWS.ID- Dalam rangka pelaksanaan Operasi Kepolisian Kewilayahan Patuh Toba Tahun 2025, Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, SH, SIK, MSi, memimpin apel gelar pasukan yang bertempat di Halaman Mako Polres Langkat, Senin (14/07/2025) sekira pukul 08.00 WIB s/d selesai.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, SH, SIK, MSi, Bupati Langkat yang diwakilkan oleh Drs Rudi Kinandung, MAP, Plt Kepala BNN Kabupaten Langkat Raja Sarjono Tua Sigalingging. SE, Danyonif 8 diwakili Marinir Lettu Mar. Pandu Wahyu Prabowo, Dandim 0203 Langkat diwakilkan Mayor Inf Hasanuddin Batubara.
Selanjutnya ada, Dansub Denpom Pangkalan Brandan Kapten Cpm Hendrik, Kadishub Kabupaten Langkat Arie Ramdhany, SIP, MSP, Kasat Pol PP Kabupaten Langkat Dameka Putra Singarimbun, SSTP, Kepala Jasa Raharja Binjai – Stabat Hendrik Hidayat. SE, Ketua MUI Kabupaten Langkat H. Zulkifli Ahmad Dian LC, MA,

Tak hanya itu, turut hadir pula Ketua PWI Kabupaten Langkat Darwis Sinulingga, Ketua FKUB Langkat diwakilkan ooleh ustadz Tengku Syahru Azman. SPD, Wakapolres Kompol Husnil Mubarok Daulay, SH.SIK.MIK, Para PJU Polres Langkat, Para Perwira Polres Langkat serta Para Personel Bintara Polres Langkat.
Dalam apel tersebut pimpinan apel membacakan amanat kapolda Sumut yang memberikan beberapa point penting dalam pelaksanan operasi patuh toba 2025.
Kapolda Sumut melalui Kapolres Langkat menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel serta semua pihak yang telah menunjukkan kesiapan, kesungguhan, dan kontribusinya, sehingga kegiatan apel gelar pasukan dapat terlaksana dengan baik.
Sebagaimana diketahui bersama, apel itu merupakan langkah penting sebagai bentuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel serta kelengkapan sarana dan prasarana pendukung sebelum pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2025 dimulai.

Berdasarkan data dari Ditlantas Polda Sumut, sepanjang tahun 2024 tercatat sebanyak 319.167 pelanggaran lalu lintas. Di saat yang sama, jumlah kecelakaan lalu lintas mengalami peningkatan yang signifikan, mencapai 6.850 kasus, dengan korban meninggal dunia sebanyak 1.580 jiwa dan kerugian material yang ditaksir mencapai lebih dari Rp22,9 miliar.
Sebanyak 1.549 personel akan dikerahkan dalam operasi ini, yang terdiri dari 100 personel Satgas Polda dan 1.449 personel dari Satgas Polres jajaran Polda Sumatera Utara, dan akan digelar selama 14 hari, dimulai pada tanggal 14 hingga 27 Juli 2025.
Adapun hasil yang diharapkan dari pelaksanaan operasi ini bukan hanya berkurangnya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, namun juga meningkatnya kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta terciptanya keteladanan aparat di lapangan yang mengedepankan pendekatan humanis namun tetap tegas.
Redaktur: Gusti Rangga
Laporan: JR Siahaan RMNEWS.ID LANGKAT























































