JAKARTA, RMNEWS.ID- Israel pada Jumat (10/10/2025) mulai menarik pasukan dari beberapa posisi di Jalur Gaza, membuka jalan bagi ribuan warga Palestina yang mengungsi untuk pulang ke rumah setelah dua tahun pertempuran sengit.
Tentara Israel menyatakan, telah menghentikan tembakan pada pukul 09.00 GMT (16.00 WIB) sebagai persiapan perjanjian gencatan senjata dan pemulangan para sandera.
Badan pertahanan sipil Gaza melaporkan, pasukan dan kendaraan lapis baja Israel telah ditarik dari posisi depan di Kota Gaza dan Khan Yunis.
Warga yang mengungsi berharap bisa kembali ke rumah mereka.
Dilansir dari AFP, ribuan warga berjalan di sepanjang jalan tepi pantai Gaza, mayoritas membawa barang seadanya dan anak-anak kecil di tengah reruntuhan bangunan.
Penarikan juga terjadi di sebagian Khan Yunis di selatan. Warga di beberapa wilayah lain mengatakan hal serupa kepada AFP, tentara Israel tampak meninggalkan posisi mereka sejak Kamis (9/10/2025) malam.
Ribuan warga Palestina kini memulai perjalanan panjang dari Khan Yunis menuju utara.
Mereka melangkah di antara puing bangunan dan baja bengkok, dengan tubuh lelah setelah dua tahun berada di pengungsian.
“Saya senang dengan gencatan senjata ini, meskipun saya kehilangan seorang putra dan putri,” kata Areej Abu Saadaeh (53).
“Saya berduka untuk mereka, tetapi gencatan senjata ini membawa sedikit kebahagiaan karena kami akhirnya bisa kembali ke rumah,” ujarnya.**
Redaktur: Gusti Rangga
Sumber: AFP























































