JAKARTA, RMNEWS.ID- Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur kawasan Jabodetabek sejak Senin dini hari (12/1/2026).
Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya tinggi muka air di sejumlah pintu air yang dipantau pemerintah daerah.
Berdasarkan laporan BPBD DKI Jakarta, hingga pukul 09.00 WIB tercatat lima pos pantau mengalami kenaikan signifikan dan masuk status siaga.
Pintu air tersebut meliputi Krukut Hulu, Pesanggrahan, Pasar Ikan, Cipinang Hulu, serta Sunter Hulu.
Peningkatan debit paling awal terpantau di Pintu Air Pasar Ikan.
Sejak pukul 02.00 WIB, ketinggian air sudah mencapai 172 sentimeter dan terus bertambah hingga menyentuh 215 sentimeter pada pagi hari.
Kondisi ini membuat Pasar Ikan berada pada status Siaga II.
Sementara itu, Pintu Air Sunter Hulu mulai menunjukkan kenaikan pada pukul 08.00 WIB dengan tinggi muka air 180 sentimeter.
Hanya dalam waktu satu jam, ketinggian air melonjak menjadi 210 sentimeter dan berstatus Siaga II.
Di wilayah selatan Jakarta, debit air Sungai Pesanggrahan juga mengalami peningkatan.
Sejak pukul 07.00 WIB, tinggi muka air tercatat 160 sentimeter dan terus naik hingga mencapai 230 sentimeter pada pukul 09.00 WIB, sehingga ditetapkan dalam status Siaga III.
Kondisi serupa terjadi di Pos Krukut Hulu dan Cipinang Hulu. Krukut Hulu berstatus Siaga III setelah ketinggian air mencapai 180 sentimeter, sedangkan Cipinang Hulu juga masuk Siaga III dengan tinggi muka air terpantau di angka 230 sentimeter.
BPBD DKI Jakarta mengimbau warga yang bermukim di bantaran sungai dan wilayah rawan genangan untuk meningkatkan kewaspadaan.
Masyarakat juga diminta terus memantau informasi resmi terkait perkembangan tinggi muka air dan potensi banjir susulan akibat hujan yang masih berpotensi turun di wilayah Jabodetabek.**
Redaktur: Gusti Rangga
Sumber: iNews
























































