BANDUNG BARAT, RMNEWS.ID- Upaya pencarian korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, kembali membuahkan hasil pada hari keempat operasi, Selasa (27/1/2026).
Tim SAR gabungan menemukan sembilan body pack berisi bagian tubuh korban dari area terdampak longsor.
Dengan temuan terbaru tersebut, jumlah kantong jenazah yang berhasil dievakuasi sejak operasi pencarian dimulai terus bertambah.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga pukul 18.01 WIB, total 48 kantong jenazah telah diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri untuk proses identifikasi.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa pencarian masih akan terus dilanjutkan karena sejumlah korban belum ditemukan.
“Berdasarkan data sementara, diperkirakan masih ada sekitar 32 korban yang dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian,” ujar Abdul Muhari, Rabu (28/1/2026), dikutip dari Beritasatu.
BNPB menjelaskan, penemuan korban pada hari keempat operasi tersebar di beberapa sektor pencarian, yakni sektor A1, A2, dan B2. Tim SAR di lapangan terus meningkatkan intensitas pencarian dengan memperkuat personel serta peralatan guna mempercepat proses evakuasi.
Selain pengerahan alat berat untuk membuka material longsoran, tim juga mengerahkan anjing pelacak guna membantu mendeteksi keberadaan korban di lokasi-lokasi yang sulit dijangkau secara manual.
Di sisi lain, Tim DVI terus bekerja melakukan identifikasi terhadap jenazah yang telah dievakuasi.
Hingga Selasa (27/1/2026) pukul 19.30 WIB, sebanyak 34 jenazah korban longsor telah berhasil diidentifikasi. Jenazah yang telah teridentifikasi kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
Proses identifikasi terhadap kantong jenazah lainnya masih berlangsung. Tim DVI melakukan pendataan dan pencocokan identitas sesuai prosedur standar yang berlaku.
Operasi pencarian dan evakuasi dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Rabu pagi.
Tim SAR gabungan akan memfokuskan penyisiran di sektor A dan sektor B guna menemukan korban yang hingga kini masih dinyatakan hilang akibat bencana longsor tersebut.**
Redaktur: Gusti Rangga
Sumber: Beritasatu























































