BATAM, RAKYAT MEDIA-Untuk memberikan pelayanan publik yang berorientasi pada kepuasan masyarakat. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam telah membuka akses layanan paspor dengan membuka dua Unit Layanan Paspor (ULP) baru yang berlokasi di Bengkong dan Mal Botania 2 Batam Centre.
Adapun lokasi dua Unit Layanan Paspor (ULP) baru tersebut berada di Ruko Golden City Blok RB Nomor 45–46 Bengkong serta Mal Botania 2. Dengan dibukanya 2 ULP baru, maka jumlah ULP di Batam menjadi tiga lokasi yakni ULP Imigrasi Harbour Bay.
Kepala Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Wahyu Eka Putra, melalui Kepala Seksi (Kasie) Dokumen Perjalanan menjelaskan dengan kehadiran sejumlah ULP masyarakat dapat memilih lokasi layanan yang paling dekat dan sesuai kebutuhan, sekaligus meningkatkan kuota pelayanan paspor Kantor Imigrasi Batam.
Selain itu kehadiran ULP di dua titik strategis ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pemerintah. Disisi lain juga, dengan keberadaan ULP dinilai dapat mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi lokal serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Hadirnya Unit Layanan Paspor ini diharapkan mendukung pelayanan yang lebih cepat, terjangkau, dan nyaman. Ini bentuk komitmen Imigrasi Batam,”ujarnya.
Ia menambahkan, langkah ini juga sejalan dengan program akselerasi layanan keimigrasian yang dicanangkan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, untuk memberikan layanan yang lebih efektif dan efisien kepada masyarakat.
Saat ini Imigrasi Batam juga telah membuka layanan akhir pekan melalui program Eazy Passport di empat lokasi berbeda. Seperti di Immigration Lounge Pollux Mall, dan K-Square Mall.
Pelayanan di kedua lokasi tersebut dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga 14.00 WIB, sementara Khusus di K-Square Mall, pelayanan diperpanjang hingga pukul 18.00 WIB menyesuaikan jam operasional pusat perbelanjaan.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Wahyu Eka Putra mengatakan program Eazy Passport merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah diakses masyarakat.
“Kami memahami bahwa tidak semua masyarakat memiliki waktu untuk mengurus paspor pada hari kerja, sehingga pelayanan Eazy Passport di akhir pekan ini diharapkan dapat menjadi solusi yang memudahkan,” ujar Wahyu Eka Putra kepada wartawan di Batam.
Abdul Saleh salah seorang warga Bengkong merasa senang dengan kehadiran Unit Layanan Paspor (ULP) Imigrasi di wilayah Bengkong,
” Kami warga Bengkong mmenyabut positif kehadiran ULP tersebut, selain tidak perlu jauh jauh ke Batam Centre, tapi warga Bengkong sudah dekat dan mudah jika ingin membuat paspor,”ujar Abdul Saleh ketika ditemui di sekitar bengkong, Sabtu (20/6/2026).
(rm/red).























































