JAKARTA, RMNEWS.ID- Aksi unjuk rasa yang digelar pendukung mantan Presiden Brasil Jair Bolsonaro di ibu kota Brasilia berujung insiden serius akibat cuaca ekstrem.
Puluhan peserta aksi dilaporkan terluka setelah petir menyambar area demonstrasi pada Minggu (25/1/2026) sore. Peristiwa tersebut terjadi menjelang berakhirnya aksi di kawasan Praça do Cruzeiro.
Dilansir dari VOA, Ribuan massa masih bertahan di lokasi meski hujan deras mengguyur, sembari menanti kehadiran Wakil Federal Nikolas Ferreira yang dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut.
Sejumlah rekaman video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan momen saat kilatan petir menyambar di tengah kerumunan, memicu kepanikan massa.
Petugas pemadam kebakaran setempat langsung melakukan penanganan darurat di lokasi kejadian.
Sebanyak 89 orang dilaporkan mengalami luka dan mendapatkan perawatan di tempat.
Dari jumlah tersebut, 47 orang harus dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
Hingga Senin, sebagian besar korban telah diperbolehkan pulang, sementara tujuh orang lainnya masih menjalani perawatan medis.
Otoritas setempat menyebutkan, sedikitnya 11 orang tersambar petir secara langsung.
Sementara itu, 36 korban lainnya mengalami cedera tidak langsung, seperti terjatuh, keseleo, serta hipotermia akibat kondisi cuaca yang ekstrem.
Institut Nasional Penelitian Antariksa Brasil (INPE) mencatat sedikitnya 64 sambaran petir terjadi di wilayah Distrik Federal selama berlangsungnya aksi demonstrasi tersebut.
Data ini menunjukkan tingginya intensitas badai petir di kawasan itu pada hari kejadian.
Kementerian Kesehatan Brasil menjelaskan bahwa peluang selamat akibat sambaran petir langsung relatif kecil.
Namun, sebagian besar korban biasanya mengalami cedera akibat aliran listrik yang merambat melalui tanah dari titik sambaran, bukan karena terkena petir secara langsung.**
Redaktur: Gusti Rangga
Sumber: VOA























































