JAKARTA, RMNEWS.ID— Pemerintah resmi menata ulang arah kebijakan energi nasional dengan melantik jajaran Dewan Energi Nasional (DEN) periode 2026–2030.
Pelantikan dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/1/2026), sekaligus mengukuhkan komposisi lintas kementerian dan pemangku kepentingan dalam lembaga strategis tersebut.
Dalam struktur DEN, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia ditetapkan sebagai Ketua Harian.
Ia akan didampingi tujuh anggota dari unsur pemerintahan serta delapan anggota yang mewakili pemangku kepentingan, mulai dari akademisi, pelaku industri, hingga perwakilan konsumen dan lingkungan hidup.
Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan dua keputusan presiden, yakni Keppres Nomor 6P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan DEN dari Unsur Pemerintah dan Keppres Nomor 134P Tahun 2026 mengenai Pengangkatan Anggota DEN dari Pemangku Kepentingan.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat. Setelah lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan dan keputusan presiden dibacakan, Presiden Prabowo memimpin langsung pengucapan sumpah jabatan para anggota DEN.
Dalam sumpahnya, para pejabat berkomitmen setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta menjalankan seluruh peraturan perundang-undangan dengan penuh tanggung jawab.
Presiden juga menekankan pentingnya integritas dan etika jabatan dalam menjalankan tugas negara di sektor energi yang strategis.
Komposisi anggota DEN dari unsur pemerintah diisi oleh sejumlah menteri kunci, di antaranya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri PPN/Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Perindustrian Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq.
Sementara itu, unsur pemangku kepentingan diwakili oleh Mohamad Fadhil Hasan dan Johni Jonatan Numberi dari kalangan akademisi, Satya Widya Yudha dan Sripeni Inten Cahyani dari sektor industri, Unggul Priyanto dari bidang teknologi, Saleh Abdurrahman dari lingkungan hidup, serta Muhammad Kholid Syeirazi dan Surono sebagai perwakilan konsumen.
Dengan formasi ini, DEN diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas sektor dalam merumuskan kebijakan energi nasional yang berkelanjutan, berkeadilan, dan adaptif terhadap tantangan transisi energi serta kebutuhan pembangunan jangka panjang Indonesia.**
Redaktur: Gusti Rangga
Sumber: Kompas























































