JAKARTA, RMNEWS.ID-Persiapan arus mudik dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi menjadi perhatian serius pemerintah. Dalam persiapan arus mudik lebaran idul fitri 1447 H
Presiden Prabowo meminta agar keselamatan selama arus mudik Lebaran 2026 harus diutamakan. Hal ini disampaikan Prabowo kepada para pembantuanya terkait hal tersebut
Dikutip dari laporan yang dilansir kompas, Sabtu (14/3/2026) menyebut Prabowo juga mendorong semua kementerian dan lembaga benar-benar melakukan persiapan menjelang libur mudik Lebaran dengan matang.
“Kita yakinkan bahwa mudik tahun ini berjalan dengan baik, aman, nyaman dan penuh kegembiraan,” kata Prabowo dalam Sidang Kabinet di Istana Negara, Jumat (13/3/2026).
Di hadapan para menteri Kabinet Merah Putih, Prabowo menekankan agar jangan sampai ada antrean di setiap rest area, bandara, stasiun, hingga pelabuhan.
Presiden Prabowo secara tegas mengingatkan jajarannya untuk meningkatkan kualitas pelayanan menjelang arus mudik Lebaran 2026.
Selain itu, secara khusus, ia berpesan kepada Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi untuk memastikan bahwa kebijakan diskon harga angkutan umum dapat dilaksanakan secara optimal.
Prabowo juga menginstruksikan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menggunakan TNI-Polri membantu kelancaran mudik tahun ini. Polri hingga TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Darat memiliki kapal-kapal yang mungkin ini bisa diperbantukan untuk pelaksanaan mudik.
Kepala Negara juga memberi arahan ke menteri yang mengurus pangan soal ketersediaan BBM, pasokan listrik, hingga jaringan internet.
Dia meminta agar setiap kebutuhan masyarakat selama momentum libur Hari Raya Idul Fitri harus terus diupayakan. “Ini adalah lebaran kedua pemerintahan kita.
Menko Pangan, Menteri Perdagangan, Menteri Pertanian, pastikan agar pasokan pangan stabil dan aman dan harga-harga bisa kita jaga,” tegasnya.
Di rapat yang sama, Prabowo juga meminta Menteri Sosial Saifullah Yusuf memastikan agar bantuan sosial bisa tersalurkan dengan baik.
Khususnya terkait tambahan bantuan pangan untuk 35 juta keluarga penerima manfaat di desil 1,2,3 dan 4 harus tersalur secara tepat sasaran.
Prabowo juga minta para kementerian dan lembaga terkait untuk melakukan percepatan belanja prioritas pemerintah untuk masyarakat.
Percepatan belanja prioritas dimaksud seperti Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) hingga bantuan stimulan perumahan swadaya. Kepada Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Kepala Negara memintanya aktif turun ke tempat wisata.
Kemudian, Menteri Ketenagakerjaan Yassierly, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan Menteri Investasi Rosan Roeslani juga mendapat arahan khusus dari Presiden RI.
Prabowo meminta mereka memastikan tunjangan hari raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN) baik pusat dan daerah harus dilaksanakan tepat waktu.
Selain itu, Kepala Negara turut memberi atensi terkait bantuan hari raya (BHR) bagi pengemudi transportasi online.***
(rm/kompas).























































