BATAM, RMNEWS.ID-Kinerja Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air dalam melakukan pengawasan terhadap penyelesaian pengerjaan proyek yang dilakukan para kontraktor pemenang tender tampak tidak maksimal. Pasalnya, tak hanya kualitas pengerjaan proyek yang dinilai asal jadi, tapi progres penyelesaian pekerjaan proyek itu juga tidak tepat waktu.
Bahkan sampai akhir Desember 2021 dipastikan sejumlah proyek pembangunan yang ditangani Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam tidak akan rampung. Pantauan media ini disejumlah lokasi proyek tampak progres penyelesaian pengerjaan diperkirakan baru 50 hingga 60 persen.

Seperti proyek pembangunan drainase depan hotel 01 menuju Makam Pahlawan, Batam Centre. Pembangunan drainase menelan anggaran senilai Rp 5,7 miliar bersumber dari dana APBD tahun 2021 yang ditargetkan rampung akhir tahun 2021 terancam tak selesai.
Proyek pembuatan drainase dengan menggunakan beton drainase pabrikan dikerjakan oleh kontraktor PT. Rufiando Humbang Persada ini hingga akhir Desember 2021 belum memperlihatkan tanda tanda akan rampung. Meski sebagian bahan matrial untuk bangunan tersebut telah menumpuk di sejumlah titik di bagian kanan dan kiri jalan.
Tak hanya itu, kualitas pengerjaan proyek itu juga terkesan amburadul dan asal jadi, dimana kortraktor pelaksana melakukan pengerjaan proyek itu tampak tergesa-gesa mengejar waktu sehingga proyek dikerjakan tidak sesuai dengan spesifikasi terutama penggunaan bahaan matrial seperti campuran semen, besi yang digunakan maupun matrial lainnya mmenggunakan bahan berkualitas rendah.

Selain itu, proyek pembangunan Pengaman Tebing Kampung Panau, Kabil mengalami hal yang sama. Proyek yang menelan biaya Rp 1,4 miliar bersumber dari dana APBD Kota Batam Tahun 2021 dikerjakan oleh kontraktor asal Karimun CV. Teluk Sekawan. Proyek ini juga selain tidak selesai di akhir Desember 2021, pengerjaan proyek ini juga terlihat dikerjakan asal-asalan alias asal jadi.

Molornya waktu penyelesaian dan jeleknya kualitas pengerjaan kedua proyek pembangunan milik Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam bisa jadi akibat kurangnya pengawasan yang dilakukan dari petugas Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air

Sampai berita ini di publish Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam Ir. Yumasnur belum berhasil dikonfirmasi terkait sejumlah proyek pembangunan yang tidak selesai di akhir tahun. Hal sama juga Kepala Bidan Jalan dan Bangunan Dohar Hasibuan, belum berhasil dikonfirmasi meski beberapa kali dihubungi lewat sambungan telpon namun tidak direspon.***
Redaksi : Mawardi
























































