BATAM, RMNEWS.ID– Aksi protes dilakukan warga RW 18 Bukit Barelang, Kelurahan Tanjungpiayu, Kecamatan Seibeduk, Kota Batam kepada tiga developer yang dinilai tidak bertanggung jawab terhadap jalan rusak. Protes itu dilakukan warga dengan menanam pohon pisang di tengah jalan, Senin (30/10/2023).
Setelah lama menuntut perbaikan jalan rusak tersebut, warga akhirnya bisa sedikit bernapas lega. Pasalnya beberapa jalan masuk di kawasan tersebut mulai dikeraskan menggunakan alat berat.
Pantauan wartawan di lokasi, ada tiga alat berat yang melakukan perataan jalan untuk memadatkan jalan tersebut.
Menurut Ketua RW 18 Bukit Barelang tersebut mengatakan, perbaikan jalan ini merupakan hasil pertemuan antara warga, pengembang, disaksikan pihak kelurahan dan kecamatan yang digelar pada Senin pagi. Dalam pertemuan itu, disepakati jalan yang menjadi akses utama warga akan diperbaiki.
“Ya akhirnya komitmen itu dipenuhi setelah sekian lama disuarakan,” kata Lubis seperti di lansir Tribun Batam.
Lubis menambahkan, untuk memperjelas komitmen tersebut, ada tanda tangan di atas kertas putih disertai materai. Ia berharap perbaikan jalan ini bisa selesai secepatnya agar warga bisa beraktivitas dengan lancar dan tidak lagi sulit seperti yang sudah lama dikeluhkan.
Sebelumnya, kondisi jalan masuk ke kawasan RW 18 Bukit Barelang Glory memprihatinkan. Jalannya berlumpur, bergelombang, dan berlubang. Sedikit saja turun hujan jalan menjadi licin dan sulit dilewati. Banyak warga mengatakan di karenakan kondisi jalan tersebut sering terjadi kecelakaan seperti terjatuh di lokasi.
“Udah banyak orang jatuh di sini, apalagi kalau hujan, kondisinya naudzubillah,” kata Alun, salah satu warga.
Untuk menyuarakan aspirasinya, warga sempat menanam pohon pisang di jalan pada Minggu 29 Oktober 2023 malam. Selain itu, mereka juga membentangkan cincin beton dan bebatuan di salah satu akses masuk.
Informasi yang didapat dari warga, jalan yang ditutup tersebut merupakan akses jalan yang sering digunakan truk pengangkut pasir.
Terkait salah satu akses jalan yang ditutup, Lubis mengatakan bahwa jalan itu akan dibuka setelah jalan yang saat ini diperbaiki oleh alat berat rampung.
Berdasarkan data dari RW, di kawasan RW 18 Bukit Barelang Glory terdapat 500 kepala keluarga yang tersebar di tiga komplek hunian.**
(Iks)
























































